MODEL DATA RELASIONAL

Pengertian Model Data Relasional

Model Relasional merupakan model data yang paling banyak digunakan saat ini. Hal ini disebabkan oleh bentuknya yang sederhana dibandingkan dengan model jaringan/network atau model hirarki. Bentuk yang sederhana ini membuat pekerjaan seorang programmer menjadi lebih mudah, yaitu dalam melakukan berbagai operasi data (query, insert, update, delete, dan lainnya).

Model Data Relasional adalah model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi,  yang terdiri dari baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data.

Keuntungan Model Data Relasional

  1. Bentuknya sederhana sehingga mudah dalam penggunaannya.
  1. Mudah melakukan berbagai operasi data (query, update/edit, delete).

Istilah-istilah dalam Model Data Relasional :

Relasi yaitu sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris.

Atribut yaitu kolom pada sebuah relasi.

Tupel yaitu baris pada sebuah relasi.

 

Domain yaitu kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut

Derajat yaitu jumlah atribut dalam sebuah relasi (jumlah field)

Cardinality yaitu jumlah tupel dalam sebuah relasi (jumlah record)

Relational Key

Super key

Satu/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tupel di dalam relasi (satu atau lebih field yang dapat dipilih untuk membedakan antara 1 record dengan record lainnya).

Candidate key

Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik  (super key dengan jumlah field yang paling sedikit)

Primary key

Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel secara unik dalam relasi

Alternate key

Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key

Foreign key

Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa

Relational Integrity Rules

Null

Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut

Entity Integrity

Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.

Referential Integrity

Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.

Bahasa Pada Model data Relasional

Menggunakan bahasa query, yaitu pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi, yang terbagi 2 yaitu :

a. Bahasa Query Formal

Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis.

Terbagi 2, yaitu:

a. Prosedural, yaitu pemakai memberi spesifikasi data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya.

Misal : Aljabar Relasional , yaitu dimana query diekspresikan dengan cara menerapkan operator tertentu terhadap suatu tabel / relasi.

b. Non Prosedural, yaitu pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya.

Misal : Kalkulus Relasional, dimana query menjelaskan set tuple yang diinginkan dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan.

Terbagi 2 :

  1. Kalkulus Relasional Tupel
  2. Kalkulus Relasional Domain

 

b. Bahasa Query Komersial

Bahasa Query yang dirancang sendiri oleh programmer   menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly).

Contoh :

  • QUEL, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • QBE, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • SQL, berbasis bahasa kalkulus relasional dan  aljabar relasional

 

Sumber referensi :

http://rizarulham.wordpress.com/2009/10/14/pengenalan-model-data-relasional/

neni_rid.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/…/BD_R_CAT.DOC

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s