Tugas 4 Softskill Pengendalian Intern Penggajian (Analisis Laporan Keuangan)

Kasus :

PT A memperkerjakan 50 buruh produksi dan mempunyai prosedur penggajian sebagai berikut: Mandor pabrik mewawancarai pelamar dan berdasarkan wawancara tersebut ia menerima atau menolak pelamar tersebut. Saat pelamar direkrut ia menyiapkan formulir A1 dan memberikan ke mandor, mandor menuliskan tarif upah per jam untuk pegawai baru disudut formulir dan memberikannya ke bagian payroll sebagai pemberitahuan bahwa pekerja tersebut telah ditetapkan sebagai pegawai, mandor menyarankan bagian penggajian untuk menyesuaikan tarif. Setiap pekerja mengambil kartu absen pada senin pagi, mengisi namanya dan mencatat waktu kedatangan dan kepulangan tiap hari. Pada akhir minggu pekerja memasukan kartu absen untuk didata bagian payroll. Payroll mencatat transaksi penggajian dan memutakhirkan data. Cek gaji manual ditandatangani akuntan dan diberikan kepada mandor, mandor membagikan cek ke pegawai. Rekening gaji direkonsiliasi oleh akuntan kepala yang juga meyiapkan laporan pajak penghasilan bulanan dan tahunan. Tugas anda adalah :
 
a. Sebutkan kelemahan paling serius dalam struktur pengendalian intern dan nyatakan salah saji yang mungkin dihasilan dari kelemahan tersebut! Apa saran anda?
b. Apa tujuan dari pengamatan pembyaran gaji yang mendadak, bagaimana prosedurnya?
 
Jawab :
 
a. Kelemahan yang paling serius dalam sistem pengendalian intern siklus penggajian PT A tersebut adalah
  • Sistem pencatatan gaji masih menggunakan sistem manual sehingga kurang efektif dan rentan akan terjadinya kecurangan.
  • Pegawai yang bersangkutan mencatat sendiri waktu kedatangan dan kepulangan di kartu absennya dan tidak sesuai dengan waktu kedatangan dan kepulangan karyawan yang sebenarnya.
  • Tidak adanya  pemisahan antara tugas untuk orang yang menandatangani cek, merekonsiliasi dan menyiapkan laporan pajak bulanan dan tahunan
Salah saji yang mungkin timbul dari kelemahan diatas adalah salah saji laba bersih perusahaan secara material, hal ini karena bisa saja terjadinya kesalahan dalam penetapan gaji setiap pegawai akibat dari kecurangan yang dilakukan oleh pegawai itu sendiri ataupun oleh akuntan kepala.
 
Saran untuk perbaikan kelemahan diatas seharusnya PT A menggunakan teknologi yang lebih canggih atau terkomputerisasi dalam pencatatan absen dan tidak diisi sendiri oleh pegawai yang bersangkutan, supaya keakuratan & kebenaran absen dapat terjamin selain itu juga untuk proses perhitungan payroll akan lebih cepat dalam proses perhitungan sehingga tidak memakan waktu yang lama. Dan harus ada pemisahan tugas pada bagian akuntan.
 
b. Tujuan dari pengamatan gaji yang mendadak adalah untuk melakukan pengujian penggajian fiktif yang timbul dari defalkasi (kebohongan) yang dilakukan oleh pihak-pihak internal. Prosedurnya:
  • Masing-masing pegawai menerima dan menandatangani cek didepan penyedia dana auditor
  • Cek yang tidak diklaim harus menjadi subjek investigasi yang ekstensif untuk menentukan apakah cek yang tidak dikalim itu curang.
 
 

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s